Semua manusia yang hidup di dunia ini akan (berhak)
merasakan rasa Cinta karena manusia tercipta mempunyai perasaan.
Lalu apa sebenarnya rasa Cinta itu?
Jika di definisikan dengan kita hubungkan dari perasaan
yang dimiliki manusia tentang rasa Cinta, maka Cinta mempunyai pengertian luas
yang tak terhingga karena rasa cinta bukan hanya kepada lawan jenis saja
(antara laki laki kepada perempuan) karena cinta juga dapat tumbuh antar sesama
jenis (yang tidak berkaitan dengan seks sesama jenis), bahkan rasa kasih sayang
antara anak kepada orang tua atau sebaliknya juga bisa dikatakan Cinta.
Dan begitu luasnya pengertian dari Cinta, hingga di dunia
ini akan lebih banyak kita mandengar kata Cinta dari pada kata kata yang
lainnya.
Jadi dari kesimpulan tersebut, arti Cinta adalah sebuah
curahan (parasaan) bahagia yang dimiliki (di idamkan) oleh setiap manusia.
Dan jika kita telaah lebih dalam secara spesifik, Cinta
adalah sebuah perasaan seseorang yang ingin memiliki antara lawan jenisnya.
Diawali dengan rasa suka (Cinta) terhadap lawan jenisnya,
kemudian dia akan menunggu rasa yang dia miliki apakah terbalas atau tidak?
Dalam hal ini apakah orang yang dia cintai menerima cintanya juga atau tidak.
Dan hal demikian yang di sebut rasa penasaran. Artinya jika orang yang di
cintai menolak, maka rasa penasaran itu akan terhenti. Tapi jika orang yang di
cintai menerima Cintanya, maka rasa penasaran itu akan berlanjut. Dan inilah
titik awal perjalanan sebuah penasaran.
Mengapa penasaran?
Banyak alasan sesorang yang mencintai lawan jenisnya,
tapi pada umumnya di awali karena segi wajah. Bagi wanita karena cantik atau
body aduhai.
Bagi pria karena ganteng atau badan atletis.
Yang demikian seseorang menilai dari segi fisik.
Ada juga seseorang yang mencintai lawan jenisnya dari
segi lain, seperti kecerdasan, sifat yang baik, harta kekayaan dan yang
lainnya.
Di contohkan seorang pria yang mencintai wanita yang
idamkannya akan terfikir:
“Betapa senang jika dia menerima cintaku”
Setelah cintanya terbalas, maka rasa penasaran tersebut
secara perlahan akan berlanjut:
“aku akan memiliki hatinya”
“Aku akan mencium wajah cantiknya”
“Aku bangga dekat di sampingnya”
“Aku juga akan dapat menggunakan harta (kekayaan) yang
dia miliki”.
Hingga akan terbersit pikiran:
“aku akan menikmati dari segala yang ada dalam dirinya
(seks)”
Tergantung dari segi pandang mana rasa penasaran tersebut
yang lebih dominan.
Pun demikian yang juga akan terfikirkan oleh seorang
wanita yang mencintai pria dengan segala rasa penasarannya.
Jika diurutkan sebuah perasaan cinta itu adalah rasa
penasaran:
Pandangan pertama
- mengenal lebih dalam – mengagumi – mengungkapkan rasa – terbalasnya
rasa cinta – jalinan (hubungan) Cinta – perencanaan bersatu – hidup berumah
tangga (berkeluarga)
Dari rincian tersebut sebenarnya adalah sebuah urutan
tangga penasaran, dimana orang menaiki tangga paling bawah kemudian naik ke
tangga berikutnya yang lebih tinggi hingga ke ujung tangga yang paling tinggi.
Rasa penasaran yang akhirnya terbalas akan semakin
memaksa kita untuk lebih ingin memiliki(menikmati) kepenasaran itu, hingga
sampai pada puncak penasaran tersebut (menikah).
Salah satu contoh Cinta adalah sebuah penasaran.
Di dalam sebuah rumah tangga (suami istri) mungkin dari
masing masing pernah berpacaran dengan pasangan masing masing. Dan ketika
membayangkan ataupun bertemu dengan mantan pacar maka akan terbersit indah
(walaupun akan kembali sadar bahwa kini telah memiliki pasangan yang syah).
Yaaahhh… terasa Indah untuk dikenang….. mengapa…?
Itu karena jalinan dengan mantan pacar tidak sampai ke
palaminan, jadi rasa penasaran akan selalu ada.
Juga dengan contoh lain seperti hubungan yang tidak
direstui oleh orang tua (Cinta terlarang), baik dari satu pihak ataupun dari
kedua pihak.
Hubungan seperti itu akan terasa indah dengan rasa
panasaran (Cinta) yang begitu kuat, itu dikarenakan adanya pemisah diantara
mereka, semakin dilarang, maka semakin kuat rasa panasaran (Cinta) mereka untuk
berjuang saling memiliki.
Dan ketika mereka berhasil memperjuangkan rasa panasaran
(Cinta mereka) kemudian bersatu, maka rasa panasaran akan berlanjut ke tingkat
berikutnya.
Pada saat rasa penasaran tersebut berakhir (kita telah
mendapatkan rasa penasaran dari orang yang kita cintai dari segala yang
dimiliki darinya). Dalam hal ini menikah dan hidup berkeluarga.
Maka tinggal bagaimana kita menjaga rasa penasaran itu
supaya jangan sampai habis.
Karena jika sampai habis, maka dia akan tergoda oleh
pesona penasaran dari orang lain.
Sebuah perceraian yang terjadi dalam sebuah keluarga di
sebabkan oleh banyak factor (masalah), tapi jika kita mampu menjaga rasa
penasaran yang diinginkan oleh pasangan kita, mungkin saja kata PERPISAHAN itu
tidak akan pernah ada.
Wassalam
Ningrat Egosentris
